Cara Bercinta yang Disarankan Menurut Islam
Ikuti cara bercinta menurut adab Islam agar mendapat keberkahan.
Segala sesuatu yang kita lakukan diatur dalam Islam, termasuk bagaimana cara bercinta antara Moms dengan suami. Setelah sah menjadi pasangan halal, aktivitas bercinta bisa dilakukan dengan mengikuti beberapa tata cara yang dianjurkan.
Dalam Islam, bercinta antara pasangan suami istri dapat memberi manfaat bagi kehidupan rumah tangga. Selain bertujuan untuk memperoleh keturunan, bercinta juga bisa merekatan hubungan yang harmonis, saling membahagiakan. Dan perlu diingat, bercinta bukan hanya merupakan kesenangan semata namun juga salah satu bentuk ibadah.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Ia berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada yang meletakkan syahwat tersebut pada yang haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yang halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim).
Tentu untuk mendapatkan pahala tersebut, aktivitas yang dilakukan pun harus didasarkan pada keikhlasan. Dan agar mendapat keberkahan, sebaiknya Moms dan suami juga mengikuti beberapa cara bercinta menurut pandangan Islam. Apa saja?
Cara Bercinta yang Disarankan Menurut Islam
1.Mandi dan Berwudhu
Biasakanlah untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum bercinta. Bersihkan seluruh anggota badan, termasuk alat kelamin. Setelah mandi serta menggosok gigi, berwudhulah agar menjadi suci. Bukankah bercinta juga termasuk ibadah? Maka sebelum melakukannya ada baiknya untuk mensucikan badan.
Mandi dan wudhu pun dapat membuat badan terasa segar sehingga bisa lebih rileks ketika akan berhubungan intim. Tubuh yang wangi juga dapat menyenangkan pasangan, bukan?
Jangan Lupa Berdoa
Berdoa juga merupakan salah satu adab bercinta dalam Islam. Sebelum melakukan hubungan intim, Moms dapat mengajak suami untuk berdoa bersama, seperti di bawah ini:
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Artinya: Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.
Doa tak hanya dilakukan sebelum, tapi juga saat air mani atau sperma keluar serta saat hubungan seks telah berakhir. Doa ini terutama bagi pasangan yang ingin mendapatkan keturunan dari aktivitas bercinta yang dilakukan. Ketika suami mengeluarkan air mani, ucapkanlah doa sebagai berikut:
اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً
Artinya: Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik.
Setelah aktivitas bercinta telah selesai, jangan lupa juga untuk membaca bersama-sama doa ini:
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).
Selain berdoa sebelum bercinta, bahkan saat malam pertama suami istri pun dianjurkan untuk menunaikan sholat sunah dua rakaat.
2.Dilakukan dengan Santai, Didahului dengan Cumbuan
Dalam Islam, hubungan intim suami istri yang dilakukan sepatutnya menyenangkan dan dapat dinikmati oleh kedua belah pihak. Untuk itu, komunikasi antar pasangan sangat penting, ya, Moms. Beritahu pasangan apa hal yang dapat merangsang Moms dan jangan ragu untuk bercumbu terlebih dahulu atau foreplay sebelum berhubungan seks.
Pada salah satu hadist pun mengamini jika bercinta tidak sepatutnya dilakukan terburu-buru dan langsung intercourse.
"Janganlah salah seorang diantara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu melakukan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR.Tirmidzi)
Dalam suatu ceramah di akun Youtube pribadinya, Ustadz Khalid Basalamah berkata, "(Hubungan intim) harusnya dimulai dengan cumbuan. Bukan sekedar selesai tapi merupakan ibadah yang dikerjakan untuk mendapatkan kenikmatan dan pahala. Dan ini dibahas oleh agama dalam hadist shahih." Masih menurut Ustadz Khalid Basalamah, Rasulullah bahkan pernah mengatakan bahwa, "bukan golongan kami yang tidak mencumbui sebelum bersetubuh."
Cumbuan memiliki peran penting dalam bercinta. Selain dapat mengurangi ketegangan dan meningkatkan gairah, cumbuan juga dapat menunjukkan rasa kasih dan sayang antara pasangan. Moms juga dapat membuat suasana tempat bercinta dengan wangi-wangian, dekorasi atau apapun yang bisa membuat aktivitas intim ini semakin panas dan tentunya berkesan.
3.Posisi Boleh Apa Saja, Asal....
Eksplorasi cara bercinta juga ternyata tidak dihalangi dalam Islam, lho. Melakukan berbagai posisi saat berhubungan intim boleh dilakukan. Apalagi jika Moms dan suami ingin melakukan suatu hal yang berbeda dari biasanya. Hal ini bisa menghindari kebosanan dalam bercinta.
Dalam surat Al Baqarah: 233 diterangkan sebagai berikut, "Isteri-Isterimu adalah ladang bagimu, maka datangi-lah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.”
Meski berbagai posisi bercinta dapat dilakukan, namun ada hal yang sangat ditentang. Haram hukumnya jika memasukkan kemaluan ke dalam lubang anus atau dubur.
Dubur merupakan tempat keluarnya kotoran sehingga memang dikhawatirkan akan mendatangkan penyakit jika melakukannya. Islam melarangnya tentu bukan tanpa alasan.
Selain itu, bercinta saat istri sedang menstruasi juga tidak dibenarkan. Tunggulah hingga tamu bulanan selesai, baru Moms dapat bercinta kembali dengan suami. Ada juga waktu-waktu tertentu yang disarankan untuk bercinta, yaitu sebelum Subuh, saat masa Dzuhur, dan setelah Isya.
Bagaimana Moms, sudah tidak sabar untuk segera bercinta dengan suami? Yuk, ikuti adab cara bercinta yang dianjurkan dalam agama agar mendapat keberkahan.
Sumber:parenting.orami.co.id

0 Response to "Cara Bercinta yang Disarankan Menurut Islam"
Post a Comment